Jumat, 27 November 2015

Cara Membuat Robot Assistent



Dim speaks, speechspeaks="Hi Mr. Jaka, Welcome to My World"Set speech=CreateObject("sapi.spvoice")speech.Speak speaks
  • Untuk tulisan "Hi Mr. Jaka, Welcome to My World" bisa kamu ganti sesuka hati, sehingga menjadi seperti ini.
     
  • Jika sudah, Kemudian simpan dengan Nama welcome.vbs 
  • Lalu Copy Paste file welcome.vbs tadi ke :
  • Untuk Windows 7, 8, dan 8.1, C:\Users\USERNAME\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup
  • Untuk Windows XP, C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup
Khusus pengguna Windows 7, 8, dan 8.1, Ganti kata USERNAME dengan Username komputer kamu.- Sampai disini sudah selesai, untuk mencobanya, sekarang coba restart komputer kamu.

HAPPYNESS



Copyright@aseparyadi.
Writter by Arie_
23/05/2012
        “Dalam pertemuan Dua orang sahabat yang berada di rumah sakit ketika menjenguk temnanya, mereka bercanda gurai seperti biasanya ketika bertemu.
        “Pria yang menjenguk tampak muram, khawatir bahkan sedih, ketika melihat sahabatnya mengalami sebuah Accident.
“ada masalah apa”?, sahabatnya si A tersebut bertanya.
“Begini teman, saya sedih!! Kata pria itu.
“kamu mengalami musibah seperti ini, yang membuat kamu terluka parah, namun mengpa kamu masih dapat tertawa dan bercanda. Sedangkan kamu masih merasakan sakit serta goncangan psikologis pasca Accident itu!
“Dia(pria yang menjenguk) melihat sahabatnya itu dengan Was-was dan khawatir, Iia tidak tau mengapa temannya masaih dapat sepeti ini,, Ia sempat berfikir jika Ia seperti itu, Ia tidak tau sanggup menghadapinya atau tidak.
“Sahabatnya itu tampak tenang dan gembira ketika mendengar pernyataan sahabatnya itu, serta ia menjawab,,“Saya harusa bisa siap ketika semua ini terjadi. (sahabatnya semakin tak mengerti).
“Why”,, sahabatnya itu berkata.
“Sebab saya sudah mendengar tentang hal ini sebelumnya(Kejadian-kejadian yang dapat terjadi kepada manusia atasa kehendak Allah SWT. Sebagai ujian atau cobaan) dan ini tidak pernah lebih dari sekedar masalah sementara. Segala sesuatunya ujian itu biasanya memberikan kesempatan untuk perubahan yang lebih panjang. Ini masalah kedisiplinan pribadi baggi saya agar selalu bereaksi dengan gembira ketika kejadian-kejadian yang sedang saya alami sekarang.
        Saya tahu bahwa accident ini akan membuat saya lebih kiat dan lebih sukses kedepanya sepanjang waktu, jadi mengapa tidak berbahagia karenanya”.

Warna Warni Ujian Dalam Hidup

Warna
warni ujian
Copyright@Aa Djamaludin.
Writter: Asep Aryadi
                kabayan, sosok legendaries dari tanah sunda, selalu tertawa bila akan melewati jalan tanjakan. Sebaliknya, ia pasti menangis bila jalan yang akan dilaluinya sebuah turunan. Kenapa demikian? Bagi kabayan bila melewati tanjakan, sesudahnya pasti jalanya menurun, makanya ia tertawa. Sebaliknya, ia menangis jika melewati jalan menurun sebab, sesudah itu pasti jalanya menanjak.

KAbayan memang eksentrik. Makanya ia legendaries dan sosoknya dari mulut. Cara kabayan memaknai rintangan atau ujian hidup juga unik. Manusia kebanyakan rata – rata mengeluh atau sejenak menarik nafas jika melewati jalan menanjak. Trerbayang harus memforsir tenaga dan keringast lebih dari itu biasanya.

            Namun bila difahami secara Holistik(utuh), Kabayan benar, Apalagi jika tanjakan itu kita kaitkan dalam konteks prestasi, karier dan lain sebagainya. Kita pasti akan menyikapinya dengan senyum atau tawa puas bila sanggup melampauinya. Sebaliknya akan menangis jika prestasi, karier dan kualitas diri kita menurun.
            Sikap Kabayan hamper sama dengan sahabat saya, ia bilang sangat khawatir bila segalanya berjalan baik, teratur, dan stabil ‘Kalau begini terus saya aka jumud, mandul dan terlalu menikmati proses. Saya kangen ujian, cobaan atau apa pun yang membuat suasana tidak stabil dan normal se[perti biasanya.
            Memang setiap kali menghadapi ujian, ritme hidup menjadi tidak karuan, amburadul dan sebagainya. Tapi saya merasa  tertngtang untuk lebih bersikap sabar, lebih beribadah, lebih berdoa. Pokoknya kualitas hidup saya menjadi serba lebih. Otak lebih berfikir. Jantung lebih berdebar. Kaki semangat lebih cepat melangkah, bergerak dan merancang strategi serta mencari solusi.”
            Adakalanya  setiap kali menghadapi ujian, semestinya kita merasa tertantang untuk lebih bersikap sabar, lebih beribadah, lebih berdoa dan lebih lainya. Baginya hidup itu bukan sekedar lahir,  makan, sekolah, besar, bekerja menikah, punya anak atau meninggal. Ada sesuatu yang lebih berharga di balik semua itu, ia menamakan proses. Proses sebelum, sedang dan sesudah lahirnya kita. Begitu juga proses dari a sampai Z setiap babak kehidupqan yang kita lalui. Menurutnya, ujian merupakan bagian dari proses untuk menguji tingkat kemampuan dan keimanan. Senada dngan firman allah dalam Qs. Al-ankabut/2-3:
            “Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”
            Betolak dari ayat tersebut, ujian adalah sebuah prosesuntuk mengetahui tingkat keimanan dan membiktikan realisasi dari keimanan itu. Mukmin sejati bersyukur ketika mendapat anugrah dari Tuhan dan bersabar bila sedang diuji-Nya. Kalau tidak demikian, pantaskah kita disebut mukmin?
            Bagi manusia sebagai makhluk dinamis, ujian juga dapat di kategorikan sebagia bumbu penyedap hidup. Sehingga hidup terasa lebih berwarna, lebi berwarna, tidak monoton dan hambar. Maka dari itu siapa pun makhluk yang merasa masuk dalam kategori manusia tak akan lolos dari cengkraman “kuku” ujian.
“Anak-anak jalanan diuji dengan kehidupan jalananya. Ulama diuji dengan keilmuanya. Penguasa diuji dengan kekuasanya. Orang pintar diuji dengan kepintaranya. Si bodoh dengan kebodhanya. Orang sibuk diuji dengan kesibukanya. Orang santai diuji dengan kesantaianya. Orang kaya diuji dengan kekayaanya. Si miskin diuji dengan kemelaratanya. Atau sebaliknya Orang kaya diuji dengan kemelaratan. Orang miskin diuji dengan kekayaan dan lain sebagainya.
            Begitulah warna-warni ujian, hadir dan mendatangi kita sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Sebagaimana termaktub dalam QS. Al- Baqarah/286:”Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupanya,”
            Adalah benar bahwa Allah tak semata-mata menguji seseorang melainkan sesuai dengan kemampuanya. Tapi mengapa kadang kala kitas merasa orang yang paling berat ujianya? Serta melihat ujian yang mendera orang lain sangat kecil disbanding ujian yang kita alami? Kalu sudah begini kita akansangat jauh dari bersyukur. Perasaaan seperti ini jika dipelihara akan menjadi “bola salju” yang pada giliranya, secara sadar atau tidak akan makin membesarkan rasa putus asa dan ujungnya akan berpaling dari rahmat-Nya. Semoga kita dijaga dari sifat seperti ini.
            Dalam menghaadapi ujian adakalanya kita takut. Bahkan sebellum ujian datan, kadang kita sudah berfikir tak akan mampu menghadapi apalagi menakluykannya. Orang kaya, umpamanya, banyak orang kaya diuji akan kemelaratan. Sehingga menerapkan berbagai strategi, konspirasi dan menghalalkan segala cara untuk melanggengkan kekayaanya.
            Ada pula orang miskin yang menggunakan berbagai cara; menggunting dlam lipatan, menohok dari belakang atau menumbalkan oran lain hanya untuk memburu kekayaan yang tidak akan menyertia ketika mati. Kenapa harus demikian? Kenapa kita bersikap seolah-olah kenyamanan dan kemewahan merupakan tujuan utama hidu, padahal yang kita perlukan untuk berbahaigia sebenarnya ialah hal-hal yang membangkitkan semangat kita, demikian analisa Charles Kingsley dalam Kata Bijak Hari Ini.
Di sisi lain ujian merupakan bagian dari proses untuk memanusiakan manusia. Ujian adalah cara Dia memahat, membentuk kepribvadian kita menjadi sososk atauy gambaran yang kita inginkan. Hanya saja kita harus bersabar. Ketika diuji cermatilah batu di tangan pematung. Sekalipun tubuhnya digores, diukir dan dipahat dengan benda-benda tajam batu etap sabar menerima segala perlakuan keras dari pematung. Batu tak pernah berontak, memprotes, mengutuk atau mendemo pematung. Karena batu sadar pematung lebih mengetahui akan jadi apa dia nantinya.
Begitu pula pematung sebagaimana pun kerasnya batu ia tak pernah protes dan bersabar karena bila ia sampai dititik itu berarti ia memiliki kekuatan tanpa batas. Artinya orang yang sabar berarti memiliki kekuatan tanpa batas makanya sangat jarang orang sanggup untuk bersabar. Lihatlah hasil dari kombinasi sempurna antara kesabaran, ketekukan, kecermatan, ketelitian dari batu dan pematung, batu yang biasanya hanya berdiam di kali dan keberadaaqnya hanya dianggap sambil lalu, bisa berada di pameran-pameran yang keindahanyasanggup menyihir orang untuk melihat, mengaggumi, atua bahkan mengoleksinya.
Demikian pula belasan abad yang lampau kombinasi sempurna antara kesabaran, ketekunan, kecermatan, ketelitian dari batu dan pematung sanggup menghasilkan arca-arca dan relief- relief candi Borobudur yang masuk dalam salah satu kategoro keajaiban dunia. Di dantan pematung yang sabar, tekun, teliti, dan cermat, bebatuan menjelma menjadi arca yang sanggup menyihir dunia sepanjang masa.
Sebaliknya jika ada batu yang dipahat pematung tapi tak sampai menyihir dunia, maka jangan salahkan san batu. Mungkin pematung kurang sabar, kurang cermat, kurang teliti, kurang terampil dan lain sebagainya. Sehingga kualitas patung yang dikerjakan terkesan biasa saja. Demikian pula dengan menusai yang diuji, jika kurang sabar dan tidak terampil ,mengambil hikmah, maka ketika ujian usai, tak ada yang bertambah dengan kualitas dirinya. Bahkan ketika diuji tak jarang ada orang yang putus asa dan berpaling dari rahmat Allah. Demianlah orang yang lemah imanya, Semoga kita dijauhkan dari sifat seperti ini. Amien.
Berbeda dengan orang-orang besar uang menghiasi panggung sejarah. Ketika diuji mereka bersabar, mereka yakin Allah SWT sedang memahat mereka, tidak pernah mereka mengeluh atau protes, bahkan mengambil hikmahnya. Karena, mereka sadar Allah SWT lebih mengetahi akan jadi apa mereka nantinya, Kesabaran dan keterampilan mereka dalam memetik hikmahlah yang memahat mereka menjadi besar. Bagi orang besar, makin diuji kualitas diri mereka makin bertambah dan makin bertambah besarlah mereka.
Nabi Yusuf, umpamanya, dijauhi dan dibenci saudara-saudaranya, kemudian di lemparkan menurut suatu riwayat selama delapan belas tahun di dalam sumur. Kesabaran dan keterampilan Yusuf muda memetik segala hikmahlah yang pada giliranya mengatntarkan menjadiseorang nabi.
Pernahkah kita membayangkan terpasung dalam sebuah sumur, tanpa seorang pun menemani, tanpa sedikit pun bayangkan  hari esok yang jelas? Tanpa tahu sekarang atau esok makan apa? Sebuah kesendirian dan kesunyian sempurna tanpa apa atau siapa pun selama delapan belas tahun. Pernahkah kita dibenturkan dengan ujian seperti itu?O

Tips Menulis Surat - “Cara Membuat surat Lamaran Kerja “ yang baik dan benar.

apakah anda sedang ingin melamar pekerjaan? Kalau iya, tentunya anda harus mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk menulis surat lamaran kerja yang nantinya bakal anda ajukan ke perusahaan yang anda inginkan untuk mendapatkan pekerjaan. Tentunya dalam penulisan surat ada beberapa kriteria dan langkah sebelum penulisan surat itu sendiri, diantaranya sebagai berikut :

1. Surat yang efektif

Surat atau email tidak hanya berfungsi sebagai duta bagi si pengirim, namun harus mampu menarik perhatian si penerima dengan efektif. Jika surat ditulis secara efektif, kemungkinan untuk mendapatkan balasan yang cukup baik akan semakin besar. Ingat, begitu anda menerima panggilan untuk tes atau interview, berarti anda telah meraih sukses dalam point ini.

2. Perhatikan komposisi surat

Surat lamaran yang baik tentunya memiliki isi yang berkesinambungan. Bila anda mencantumkan posisi yang anda kehendaki, tunjukkan jati diri anda. Jangan sampai perekrut menilai anda plin-plan setelah membaca surat lamaran anda.

3. Batasi isi surat anda

Bayangkan bahwa penerima surat anda adalah orang yang sibuk. Selain ia harus menyortir lamaran yang masuk, ia harus mengambil keputusan dengan cepat siapa yang qualified, siapa yang tidak. Buatlah surat lamaran yang ringkas dan padat tapi tepat sasaran.

4. Bahasa surat

Ingatlah bahwa anda bukan tengah menulis surat cinta, tetapi surat lamaran kerja yang akan menentukan masa depan anda. Gunakanlah bahasa yang benar, sopan dan mudah diingat. Penting untuk dicatat, bahasa mencerminkan kepribadian anda.

5. Posisi yang sesuai untuk anda

Sebaiknya anda jangan membuang-buang waktu untuk melamar posisi yang tidak sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan anda. Fokuskan waktu dan energi anda untuk posisi yang mendekati kualifikasi anda. Dengan demikian anda telah
bekerjasama dengan perekrut dalam penentuan karir anda.

6. Lakukan pengulangan

Sempurnakan surat lamaran anda berdasarkan pengalaman, misalnya mengedit beberapa bagian setelah anda diundang untuk tes atau interview. Setiap kali anda selesai mengikuti kegiatan seperti Training atau Seminar, anda bisa tambahkan sebagai referensi untuk mendukung kualifikasi anda.

7. Anda punya "network" ?

Sebutkan saja. Bila anda mengenal dengan baik pihak-pihak yang bidangnya relevan dengan posisi yang sedang anda lamar, tidak ada ada salahnya anda jadikan sebagai referensi. Biasanya perusahaan-perusahaan tertentu akan melakukan cross-check dan tentunya referensi anda akan memiliki nilai tersendiri.

8. Evaluasi

Tiap kali anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada salahnya jika anda membuat salinan atau copy nya. Berikan catatan jika ternyata anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan interviewnya. Evaluasi kelebihannya, untuk anda tingkatkan, dan pelajari kekurangannya untuk anda perbaiki.